Bedah Rumah di Kp Pulo Desa Talok Kresek Diduga Tidak Tepat Sasaran, Warga Merasa Janggal
TANGERANG, -- Diduga tidak tepat sasaran, Bedah rumah atas nama Ardjani di Kp Pulo Rt 09/03 Desa Talok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang dipertanyakan warga.
Pasalnya menurut warga, Bedah rumah tersebut diduga tidak standar Bedah rumah, karena terlihat dari pemakaian material besi behel, kusen serta baja ringan untuk atap melebihi kapasitas Bedah rumah.
Dan menurut warga yang enggan menyebutkan namanya, mengatakan, estimasi pengerjaan Bedah rumah cukup memakan waktu 14 hari kalender.
"Lagi lagi temuan Rumah tidak layak Huni (RTLH) bedah rumah tidak tepat sasaran padahal masih banyak yang layak untuk di bedah di Desa Talok, ini lain dengan yang biasa di bedah Rumah ini dilihat dari matrial besi behel sudah ketahuan Dengan Anggaran sekian buat material besi habis dan dari kusen berapa lobang coba Kita lihat dilapangan," ujarnya kepada Media ini, Rabu (26/2/25).
Sementara sebelumnya telah dikonfirmasi dilokasi, pemilik rumah yang dibedah Ardhani mengatakan, Ya dapat Bedah rumah, melalui orang kecamatan oleh Pak Usup, dari tanggal 11 februari mulai nya sampai sekarang, pelaksana nya Deni orang Kresek Pandawa," kata Ardjani.
Pekerja mengatakan bahwa kusen terpasang dua untuk pintu, dan dua untuk jendela, serta besi behel memakai ukuran yang 10 mm, dan baja 0.7 mm, ukuran luas bangunan 6x 6 meter, dimana kualitas material dinilai tidak untuk standar Bedah rumah yang anggaran nya terbatas.
Terlihat dari Papan Informasi Proyek, Pemerintah Kabupaten Tangerang Kecamatan Kresek melaksanakan kegiatan program Bedah rumah, berlokasi KP. PULO RT.09/03 DS. TALOK Atas Nama, ARDJANI, Kecamatan Kresek, nilai anggaran RP 35.000.000 (Tiga puluh lima juta rupiah) dari APBD TANGERANG, Tahun Anggaran 2025, volume 1 Paket, dan pelaksana CV. BERKAH ANUGRAH PRATAMA masa waktu pelaksanaan 30 hari kalender.
Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih berupaya untuk mengkonfirmasi beberapa pihak termasuk Camat Kresek. (TW)
Posting Komentar